Keturunan Qabil dan Lahirnya Seth bin Adam

Posted: 11 Maret 2012 in Uncategorized

Allah menunda dan menangguhkan hukuman bagi Qabil. Setelah kejadian itu ia tinggal di Tanah Nod di sebelah timur Eden, lalu terlahirlah seorang anak darinya yang diberi nama Henokh, dari Henokh terlahir Irad, dari Irad terlahir Mehuyael, dari Mehuyael terlahir Metusael, dan dari Metusael terlahir Lamekh.

Lamekh menikahi dua orang wanita, yaitu Ada dan Zila. Dari Ada terlahir dua orang anak, anak pertama diberi nama Yabal dan anak kedua diberi nama Yubal. Yubal adalah orang yang pertama kali tinggal di dalam kemah dan menghasilkan uang. Sedangkan Yubal adalah orang yang pertama kali memainkan kecapi dan suling. Dari istri yang lain, Zila, juga terlahir dua orang anak, putra dan putri. Putranya diberi nama Tubalkain, dan ia adalah orang yang pertama kali membuat tembaga dan besi, dan putrinya diberi nama Naama.

 

Lahirnya Seth bin Adam

Adam dan Hawa berkeinginan untuk memiliki anak yang lain, kemudian lahirlah seorang putra yang mereka beri nama Seth, lalu setelah kelahirannya Hawa berkata, “Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habil yang telah dibunuh oleh Qabil. Kemudian dari Seth terlahirlah anak laki-laki yang diberi nama Enos.”

Ketika dikaruniai Seth, usia Adam saat itu 130 tahun, dan Ia hidup setelah itu selama 800 tahun.

Lalu ketika Seth dikaruniai Enos, usianya saat itu adalah 150 tahun, dan ia hidup setelah itu selama 807 tahun. Sepanjang hidupnya, selain Enos, ia juga memiliki putra dan putri lainnya.

Enos dikaruniai Kenan, ketika ia berusia 90 tahun dan ia hidup setelah itu selama 815 tahun.

Ketika Kenan berusia 70 tahun, ia dikaruniai Mahlaeel, dan ia hidup setelah itu selama 840 tahun. Selain Mahlaeel, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Mahlaeel berusia 65 tahun, ia dikaruniai Yared, dan ia hidup setelah itu selama 830 tahun. Selain Yared, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Yared berusia 162 tahun, Ia dikaruniai Henokh, dan ia hidup setelah itu selama 800 tahun. Selain Henokh, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Henokh berusia 65 tahun, ia dikaruniai Metusalah, dan ia hidup setelah itu selama 800 tahun. Selain Metusalah, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Metusalah berusia 187 tahun, ia dikaruniai Lamekh, dan ia hidup setelah itu selama 782 tahun. Selain Lamekh, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Lamekh berusia 182 tahun, ia dikaruniai Nuh, dan ia hidup setelah itu selama 595 tahun. Selain Nuh, ia juga memiliki putra dan putri lain.

Ketika Nuh berusia 500 tahun, ia dikaruniai beberapa orang putra, yaitu Sam, Ham, dan Yafet.

 

 

Sumber: Kisah Para Nabi

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s