Johari’s Window

Posted: 31 Januari 2012 in Uncategorized

Kita mengamati banyak hal tentang orang lain yang juga mereka ketahui sendiri. Kita dapat pula mengetahui hal-hal lain yang belum diketahui oleh seseorang tentang dirinya. Akan tetapi, kita tidak akan dapat mengetahui isi pikiran atau perasaan orang lain kecuali bila yang bersangkutan mengungkapkannya. Demikian pula sebaliknya. Sekalipun mungkin orang memperhatikan apa yang tidak kita sadari tentang diri kita, tidak banyak yang mereka ketahui, kecuali bila kita mengatakannya. Namun, ada juga beberapa hal dari diri kita yang tidak dapat diketahui oleh diri kita maupun oleh orang lain. Johari’s Window (Jendela Johari) mengungkapkan berbagai aspek yang berlainan dalam diri seseorang.

Kotak terbuka (kita dapat melihat, orang lain dapat melihat):

  1. Apa yang kita katakan kepada orang lain
  2. Gagasan-gagasan yang kita ungkapkan
  3. Perilaku yang dipilih
  4. Perasaan yang diungkapkan dan dibagi dengan orang lain
  5. Pakaian yang dipilih
  6. Model rambut yang dipilih

Kotak tertutup (kita tidak dapat melihat, orang lain dapat melihat):

  1. Tata cara kita
  2. Bahasa tubuh
  3. Pola perilaku kita
  4. Ekspresi wajah
  5. Kebiasaan gugup
  6. Beberapa reaksi orang lain terhadap kita

Kotak rahasia (kita dapat melihat, orang lain tidak dapat melihat):

  1. Fantasi pribadi kita
  2. Keinginan yang tidak diungkapkan
  3. Dosa-dosa yang tidak tampak
  4. Rasa takut dan keraguan yang tidak diungkapkan
  5. Kejengkelan yang tidak diungkapkan
  6. Tujuan dan impian yang tidak diungkapkan

Kotak tidak disadari (kita tidak dapat melihat, orang lain tidak dapat melihat):

  1. Ingatan yang terlupakan
  2. Motif-motif yang tidak disadari
  3. Kecenderungan emosional
  4. Kebiasaan cara mempersepsi
  5. Kepedihan yang “terpendam”
  6. Gerakan “instingtif”

Kita tidak dapat mengetahui hal-hal yang terdapat di dalam kotak “tertutup”, kecuali bila orang lain mengatakannya kepada kita. Sebaliknya, hal-hal “terbuka” tidak tersembunyi dari siapa pun. Kita menyadarinya, demikian pula orang lain. Hal-hal yang “tidak disadari” dapat mempengaruhi tindakan kita tetapi tidak dapat didiskusikan, karena baik kita atau orang lain tidak menyadarinya. Hal-hal yang “rahasia” bersifat pribadi, kecuali bila kita mengungkapkannya kepada orang lain. Kita tidak mengungkapkan semua yang penting tentang diri kita kepada orang lain. Perlu diingat, bahwa orang lain tidak akan mengetahuinya kecuali bila kita mengungkapkannya.

 

Sumber: Mary Jo Meadow dalam Memahami Orang Lain, Meningkatkan Komunikasi dan Hubungan Baik dengan Orang Lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s