Tiga “Aku”

Posted: 31 Januari 2012 in Uncategorized

Harry Stack Sullivan, seorang psikiater, berpendapat bahwa reaksi orang lain terhadap diri kita ketika masih kanak-kanak membentuk tiga jenis “aku” dalam diri kita. “Aku yang baik” berkaitan dengan hal-hal yang memberikan reaksi positif. Bila kita melakukan hal-hal tersebut, maka kita merasa puas dengan diri kita. Namun bila hal itu tidak kita lakukan, maka kita merasa kurang enak.

Bila kita melakukan hal-hal yang menimbulkan reaksi tidak menyenangkan dari orang lain, kita merasa gelisah.  “Aku yang buruk” membuat kita merasa seakan-akan sesuatu yang menakutkan akan terjadi dan kita pantas menerimanya. Sebagian orang berusaha menghindari perasaan yang berkaitan dengan “aku yang buruk”. Sering kali usaha yang demikan justru tidak membantu. Sebagai contoh, seorang anak selalu ingat bahwa bila ia mengemukakan pendapat yang berbeda dari pendapat orang tuanya, mereka langsung menyebut anak tersebut “anak yang sok tahu”. Oleh karena itu, ia tidak lagi mengemukakan pendapatnya. Meskipun ia menyadari bahwa ia perlu mengembangkan gagasan-gagasannya. Jika ia hendak mengatakan apa yang dipikirkannya, ia menjadi gugup dan segera mengesampingkan gagasan tersebut.

Aku yang ketiga adalah “bukan aku”. Maksudnya adalah pengalaman-pengalaman traumatis yang tidak ingin kita ingat kembali dan dengan demikian kita membohongi diri kita sendiri tentang pengalaman-pengalaman tersebut. Jika seorang anak yang iri, memukul adiknya yang masih bayi sehingga orang tuanya sangat marah. Alhasil anak tersebut tidak lagi mengungkapkan rasa irinya. Namun setelah dewasa ia akan mengungkapkan rasa irinya itu secara berlebihan sehingga orang lain dapat melihatnya, tanpa disadarinya.

Menjadi orang tua sungguh berat, mendidik anak sehingga tumbuh menjadi dewasa yang baik, bertaqwa, dan bertanggung jawab adalah karunia yang luar biasa.

 

Me, adopted from Mary Jo Meadow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s